Tampilkan postingan dengan label sejarah NA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah NA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Mei 2013

Pelantikan Pengurus Baru PC Nasyiatul 'Aisyiyah Kotagede

Alhamdulillaahirobbil'aalamiin, telah terlaksana Pelantikan Pengurus PC NA Kotagede periode 2012 - 2016 pada Hari Ahad, 28 April 2013 jam 08.30 bertempat di Aula Masjid Baitul Qohar Tegalgendu Kotagede Yogyakarta. Pimpinan Daerah NA Kota Yogyakarta diwakili oleh yunda Anis Khoiriah melantik pengurus baru, disaksikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kotagede, Pimpinan 'Aisyiyah Kotagede, PC PM Kotagede, PC IPM Kotagede, FOKOPA, dan Ibu-ibu perwakilan Pimpinan Ranting 'Aisyiyah di wilayah Kotagede.

diawali dengan pembukaan, tilawah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars NA


selanjutnya, sambutan dari Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Kotagede, diwakili oleh Ibu Basriyah.


Dengan berseragam NA Nasional dan penuh dengan semangat, seluruh pengurus baru mengikuti prosesi pelantikan.


 dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari pengurus lama ke pengurus baru.


selanjutnya, motivasi disampaikan oleh Bapak Arif Noor Hartanto, S.Ip



selamat kepada pengurus baru! 
semoga amanah yang diemban dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya hingga akhir periode. Aamiin.

Sabtu, 27 April 2013

SUSUNAN PENGURUS PC NA KOTAGEDE periode 2012 - 2016

Ketua Umum : Tanjung Lihayati 
Ketua I : Fakhri Inayati
Ketua II : Anggraini Puspitasari
Sekretaris I : Etri Pratiwi
Sekretaris II : Lintang
Bendahara I : Kunti Mustika Sari
Bendahara II : Luthfi Eviani
Departemen Dakwah  : Bunga Wulan Sari
Sekretaris  Amirilla Suwastiningrum
Anggota : Maherlina Muna A
Hanum Quintassani
Novia Wahyuningtyas
 Neneng Nur Afifah
Departemen Kader : Rifka Khoirunnisa
Sekretaris Wikanti Ifah Juliani
Anggota  : Rissa Nur Estika
Rafiqah
Retno
Ratna Nur Mufida
Novizta Anizatul U
Sekar Ayu Larasati
Vivi Nur Hasanah
Intan Puspita Sari
Departemen Kewirausahaan : Evi Septi Hernawati 
Sekretaris : Annisa Aulia N
Anggota Khoirunnisa V Nabella
Lestari Garnis
Ida Maulidia M
Intan Rahmawati
Amanda Suci N
Dina Rohana
Departemen ASBO : Efi Laila Latifah
Sekretaris Fibri Antiwi
Anggota : Talisa Rahma P
Feradhita
Umi Khoirinnisa
Dian Astuti
Aprilia Jinah M
Yusnita
Departemen Kesmas  Havida Kusuma Dewi
Sekretaris Lian Handari
Anggota : Sayekti Trianung R
Intan Pratiwi
Latifah Ekawati
Sarah Ariwinati
Aida Rahma Savitri
Asmita Nafiati
Arina Luthfiyani

Jumat, 12 April 2013

Semangat Istiqomah NA Kotagede

(Citizen Journalism Halaman 13 Tribun Jogja, Jumat Legi 12 April 2013)

yuuk, kita dukung bersama 
Nasyiah Kotagede !!!

Minggu, 07 April 2013

Ketua Terpilih Hasil Musycab NA Kotagede Periode 2012 - 2016

Alhamdulillaahirobbil 'aalamiin, Musyawarah Cabang PC NA Kotagede berjalan dengan lancar. Tentu tidak lepas dari dukungan saudara sekalian. Untuk itu, kami sampaikan terimakasih, Jazakumullahu khoiron katsiron.

Hasil Musycab, terpilih sebagai Ketua Umum PC NA Kotagede periode 2012 - 2016, sdri. Tanjung Lihayati dari PRNA Singosaren.

Mohon doa dan dukungan semuanya, semoga kepengurusan kali ini lebih baik, lebih istiqomah dan membawa manfaat yang penuh dengan barokah untuk kita semua. Aamiin.


prosesi Musycab NA Kotagede:








SELAMAT dan SUKSES!!


Musycab NA Kotagede

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

mengawali kembali lembaran baru Nasyiah Kotagede melalui Musyawarah Cabang, insya Allah digelar hari ini, Ahad, 6 April 2013, jam 08.00 di Warung Makan Sri Retnowati Kotagede.

Mohon doa dan dukungan dari semua pihak, semoga musycab hari ini menghasilkan keputusan-keputusan yang terbaik untuk masa depan kami.
Al birru manittaqa

SELAMAT dan SUKSES MUSYAWARAH CABANG
PC NA KOTAGEDE

Minggu, 17 Februari 2013

Kita punya peran yang sama,,

Keberadaan kaum wanita tidak lagi dipandang sebelah mata. Di yogyakarta khususnya, merupakan cikal berdirinya gerakan wanita yang dikenal dengan 'Aisyiyah. Gerakan ini muncul atas inisiatif dari K.H. Ahmad Dahlan dengan para murid putri yang masih belia. Walaupun saat ini, kita tahu bahwa 'Aisyiyah beranggotakan ibu-ibu, tetapi justru awalnya dipelopori oleh remaja putri.
Mulanya gagasan ini memicu pertentangan karena mendobrak peran wanita di sektor-sektor kehidupan yang sebelumnya tidak pernah terjangkau. Pada masa tersebut pendidikan kaum wanita masih dianggap minor. Pendidikan tulis tidak diajarkan dengan alasan bisa memicu kedekatan terhadap laki-laki yang tidak seharusnya. Salah kaprah ini lah yang mendorong K.H. Ahmad Dahlan untuk memperjuangkan keberadaan 'Aisyiyah.
Masa ke masa beriringan dengan gerakan Muhammadiyah, kiprah 'Aisyiyah makin diakui. Peran wanita semakin meluas di semua sektor. Sebagai wadah ibu-ibu Muhammadiyah, 'Aisyah menjadi tempat untuk menimba ilmu agama, pendidikan, dan kesehatan.

(Tiwi)

Jumat, 15 Februari 2013

Sejarah Nasyiatul 'Aisyiyah


Berdirinya Nasyi'atul Aisyiyah (NA) tidak bisa dilepaskan dari komitmen Muhammadiyah-‘Aisyiyah untuk menjaga keberlangsungan kader penerus perjuangan. Muhammadiyah memerlukan kader-kader tangguh guna melanjutkan estafeta perjuangan persyarikatan Muhammadiyah.

Gagasan mendirikan NA bermula dari ide Soemodirdjo, seorang guru Standart School Muhammadiyah. Dalam usahanya untuk memajukan Muhammadiyah, ia menekankan pentingnya peningkatan mutu ilmu pengetahuan, baik pada aspek spiritual, intelektual, maupun jasmani. Ide Soemodirdjo tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk menambah pelajaran praktik bagi para muridnya yang diwadahi dalam kegiatan bersama. Dengan bantuan Hadjid, seorang kepala guru agama di Standart School Muhammadiyah, maka pada tahun 1919, Soemodirdjo berhasil mendirikan perkumpulan yang anggotanya terdiri dari para remaja putra-putri siswa Standart School Muhammadiyah. Perkumpulan tersebut diberi nama Siswa Praja (SP). Tujuan dibentuknya Siswa Praja adalah menanamkan rasa persatuan, memperbaiki akhlak, dan memperdalam agama.